Atletico Madrid Klub Paling Efisien di Eropa

Atletico Madrid Klub Paling Efisien di Eropa

Atletico Madrid Klub Paling Efisien di Eropa – Untuk pertama kalinya, klub-klub dari La Liga Spanyol memimpin klasemen Koefisien UEFA dengan Real Madrid, Atletico Madrid dan Barcelona berada di peringkat satu, dua dan tiga. Satu tim lagi dari La Liga Spanyol yang menempati peringkat 10 besar adalah Sevilla yang menempati peringkat ke enam. 

Atletico Madrid, yang naik dari peringkat keempat menjadi peringkat kedua mungkin menjadi berita paling mengejutkan, karena Rojiblancos belum pernah mencapai peringkat tersebut sebelumnya. Kini mereka menggeser Barcelona sesama tim asal Spanyol yang saat ini harus puas berada di peringkat ketiga.

Peringkat Koefisien UEFA
1Real Madrid CFReal Madrid CF ESP 39.600 33.042 37.785 37.028 4.385 151.842
2Club Atlético de MadridClub Atlético de Madrid ESP 37.600 26.042 32.785 33.028 4.385 133.842
3FC BarcelonaFC Barcelona ESP 28.600 38.042 30.785 27.028 4.385 128.842
4FC Bayern MünchenFC Bayern München GER 29.942 31.171 32.285 24.914 4.371 122.685
5JuventusJuventus ITA 25.833 32.800 20.300 35.850 4.333 119.116
6Sevilla FCSevilla FC ESP 26.600 32.042 27.785 23.028 0.385 109.842
7Paris Saint-GermainParis Saint-Germain FRA 26.700 23.183 26.216 22.883 4.383 103.366
8Borussia DortmundBorussia Dortmund GER 24.942 21.171 20.285 24.914 4.371 95.685
9Manchester City FCManchester City FC ENG 22.357 17.714 28.850 20.985 4.514 94.421
10SL BenficaSL Benfica POR 30.983 9.816 24.100 18.616 4.366 87.883

Hasil tersebut tampaknya dipengaruhi oleh rentetan hasil bagus mereka dalam 5 tahun terakhir dimana mereka meraih gelar juara La Liga pada musim 2013/2014 serta dua kali mencapai babak final Liga Champions musim 2013/2014 dan 2015/2016.

Namun meski begitu, Diego Simeone selaku pelatih kepala Atletico Madrid selalu merendah dengan mengatakan bahwa mereka masih belum bisa disejajarkan dengan dua raksasa Liga Spanyol, Barcelona dan Real Madrid.

” Di La Liga, Kami harus membandingkan diri kami dengan Sevilla dan Valencia, sementara Barcelona dan Real Madrid masih jauh dari jangkauan kami “

Tapi faktanya, mereka kini telah menjadi salah satu tim yang merusak hagemoni dua tim yang selalu bergantian merajai kompetisi domestik La Liga tersebut. Dan satu hal yang patut mendapatkan pujian dari Atletico Madrid, dimana ketika klub-klub di Eropa dewasa ini memperkuat klub mengandalkan kekayaan dari pemilik klub mereka, Atletico Madrid justru meraihnya berkat kerja keras yang tak kenal lelah dari Diego Simeone dan para staff.

Melawan Logika

Melihat apa yang terjadi pada tim ini dalam beberapa tahun terakhir tentu terasa luar biasa. Apalagi godaan dan tawaran kontrak yang lebih besar dari klub-klub lainnya di Eropa selalu menghantui mereka. Secara rutin pemain-pemain terbaik mereka telah dibajak oleh klub lainnya yang lebih kaya. Fernando Torres, Diego Forlan, Sergio Aguero, Radamel Falcao, Diego Costa hingga Mario Mandzukic meninggalkan klub ini satu demi satu.

Mereka mampu membuktikan bahwa dengan memaksimalkan kemampuan yang dimiliki pemainnya ternyata mampu bersaing dengan klub-klub kaya di Eropa walau dengan keuangan klub yang sederhana.

Keuntungan yang terus Berkembang

Laporan tahunan Deloitte menempatkan pendapatan Atletico Madrid sebesar 228,6 juta pada tahun 2015/2016 hanya sebagai yang tertinggi ke 13 di Eropa. Dengan laporan untuk musim 2016/2017 harus menunggu hingga tahun 2018 baru di publikasikan maka kita tinggal menunggu untuk melihat perkembangan terbaru keuangan dari Atletico Madrid.

Tetapi adalah fakta yang tidak bisa dibantah bahwa laporan tersebut dipastikan akan menghasilkan laporan yang meningkat. Karena dibandingkan 13 klub Eropa lainnya tersebut, Atletico Madrid adalah klub dengan beban gaji pemain yang terkecil dan pendapatan mereka dari Liga Champions juga terus meningkat dari tahun ke tahun.

Tim asuhan Diego Simeone dalam empat musim terakhir selalu mencapai babak putaran final di Liga Champions. Dimulai dari musim 2013/2014 ( Final ), 2014/2015 ( Perempat Final ), 2015/2016 ( Final ) dan 2016/2017 ( Semifinal ) adalah bukti nyata ketangguhan tim ini.

Barcelona menghabiskan hampir tiga kali lipat jumlah gaji yang dibayarkan oleh Atletico Madrid, sementara klub-klub Liga Inggris seperti Manchester United, Chelsea, Manchester City, Arsenal dan Liverpool seluruhnya membayar jauh lebih banyak dibandingkan Rojiblancos.

Mengapa Atletico Madrid Begitu Efisien ?

Salah satu statistik paling jitu yang menyoroti tingkat efisien Atletico Madrid dapat kita lihat dalam peringkat Koefisien UEFA diatas. Untuk setiap juta Euro yang dikeluarkan oleh Atletico Madrid, mereka meraih 585 poin di UEFA. Ini adalah yang terbaik dan tertinggi dibandingkan klub-klub lainnya di Eropa. Klub-klub lainnya seperti Real Madrid mendapatkan poin 244, sementara Barcelona ( 208 ) dan Bayern Munchen ( 207 ).

Siklus Perbaikan 

Semakin lama mereka bertahan di puncak, semakin banyak peluang yang mereka miliki untuk menjadi salah satu yang disebut dengan ” Klub Super ” yang terus mendominasi sepakbola Eropa. Perpindahan mereka dari Vicente Calderon ke Wanda Metropolitano akan menghasilkan peningkatan pendapatan dan penjualan tiket yang lebih tinggi termasuk menawarkan fasilitas canggih untuk menarik para pendukung baru.

Dengan Stadion kandang terbaru mereka serta penampilan yang konsisten di empat besar Liga Champions, Atletico Madrid telah menjadi klub yang menarik bagi para pemain sepakbola di seluruh dunia.

Memanfaatkan Hak Siar Televisi

Kini dengan distribusi baru uang di La Liga akan kian membantu tiap klub untuk lebih mampu dalam mendatangkan pemain. Terutama Atletico Madrid yang akan terus berusaha untuk menutup kesenjangan antara mereka dan tim rival seperti Real Madrid dan Barcelona.

Selanjutnya La Liga akan berusaha untuk menumbuhkan keinginan penonton agar lebih sering datang dan melihat tim-tim favoritnya berlaga langsung ke stadion-stadion agar dapat bersaing dengan Bundesliga Jerman, Serie A Italia atau bahkan Premier League Inggris.